RESENSI BUKU
ARAH DAN WARNA LINGUISTIK ARAB MODERN
Oleh : Faiz Hamdan Maulidi (20104020027)
Identitas Buku
Judul Buku : Arah dan Warna Linguistik Arab Modern
Penulis : Dr.
Andi Holilulloh, M.A.
Penyunting : Dr. Fouad
Larhzizer
Penyelaras Akhir : Minan
Nuri Rohman
Cover dan Layout : Muhammad
Aqimun Najih
Penerbit : Trussmedia Grafika
Tebal Buku : 249 halaman
ISBN : 978-623-5528-33-5
Buku dengan judul Arah dan Warna Linguistik Arab Modern ini
bisa menjadi rujukan bagi mahasiswa ataupun masyarakat umum yang ingin
mendalami linguistik arab modern ( Arabiyah Al-mua’shirah ).
BIOGRAFI PENULIS
Andi Holilulloh, lahir pada tanggal 3 Mei 1991 di Serang. Beliau merupakan
lulusan SDN Serang ilir pada tahun 2003. Kemudian dilanjutkan dengan pendidikan
jenjang Tsanawiyah di Pondok Pesantren Dar-el Istiqomah Serang sampai tahun
2006. Dan pada tahun 2009 beliau menyelesaikan pendidikan Aliyah di MAN 1
Serang serta Pondok Pesantren At-Thahiriyyah Serang. Setelah itu beliau
menyelesaikan pendidikan sarjana di prodi Pendidikan Bahasa Arab UIN Sunan Kalijaga
Yogyakarta (2010-2013), dilanjutkan pendidikan magister di prodi IIS (Interdisciplinary
Islamic Studies) konsentrasi Ilmu Bahasa Arab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
(2015-2017), dan meraih gelar Doktor di prodi Islamic Studies pada kajian Linguistik Arab UIN Sunan Kalijaga
Yogyakarta (2018-2021).
ISI BUKU
Mahdi Al-Makhzumi sebagai linguis arab modern menyusun epistemologi
nahwu modern karena melihat fenomena permasalahan nahwu klasik yang dinilai
filosofis-teologis-preskriptif sehingga menyebabkan ilmu nahwu menjadi rumit.
Epistemologi nahwu modern Mahdi al-Makhzumi yaitu: 1) Hakikat dan tujuan nahwu
merupakan fenomena bahasa yang tunduk pada perkembangan bahasa itu sendiri. 2)
Prinsip-prinsip nahwu al-Makhzumi dalam epistemologi nahwu diantaranya, a)
preskriptif, b) aplikatif, c) struktur, d) kejelasan, e) tematik. 3) sumber
nahwu al-Makhzumi menggunakan dua sumber utama yaitu: a) teks klasik (turats)
dan b) teks modern.
Al-Makhzumi juga menggunakan metode diskriptif dalam pembaharuan nahwu
yang diperolehnya dari Al-Khalil dan madzhab Kufah, kemudian ia memadukan kajian
linguistik Arab dengan pemikiran linguistik modern (barat) terkait teori
strukturalisme dan metode deskriptif bahasa seperti Ferdinand de Saussure,
Edward Sapir, Bloomfield dan Noam Chomsky. Al-Makzumi juga menyusun teori
taisir nahw al-arabi yang bertujuan menjadikan ilmu nahwu mudah dipelajari dan
terhindar dari filsafat yunani dan logika Aristotelian.
Upaya Al-Makhzumi pada teori taisir nahw al-Arabi mampu
menghadirkan an-nahw at-ta’limi dalam pembaruan nahwu yang memiliki implikasi
terhadap ta’lim an-nahw yang tampak dari karya-karyanya dengan menggabungkan
ilmu fonologi Arab dan morfologi Arab dalam kajian nahwu. Al-Makhzumi
mengembangkan nahwu yang aplikatif (an-nahw at-tatbiqi). Selain itu,
Al-Makhzumi juga melakukan pembaruan nahwu yang disesuaikan dengan kebutuhan
bahasa di masa sekarang guna mudah dalam memahami serta mampu diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari.
KELEBIHAN BUKU
Dengan adanya buku ini, tentu dapat membantu pembelajar bahasa arab
dalam memahami bahasa arab. Mengingat masih banyak pengajar maupun pembelajar
yang masih menggunakan metode lama dalam mempelajari bahasa arab yang terasa
lebih rumit dalam memahaminya. Selain itu buku ini juga tidak hanya menggunakan
bahasa indonesia dalam penjelasannya, namun juga menggunakan bahasa arab,
sehingga native speaker pun bisa membaca ataupun memahami isi buku ini. Selain
itu, penulis juga menggunakan menggunakan rujukan-rujukan yang meyakinkan
sebagai referensi.
KEKURANGAN BUKU
Mungkin buku ini, akan sulit untuk diapahami oleh pembaca yang belum pernah mempelajari bahasa arab sebelumnya,. Karena bahasa yang digunakan dalam buku memang ditujukan untuk pembaca yang sudah mempelajari bahasa arab sebelumnya.

